
Samarinda – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Samarinda menyelenggarakan Workshop Dokumen I dan Pembuatan Bahan Ajar Integrasi Deep Learning dengan KBC sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dokumen kurikulum dan bahan ajar yang inovatif serta selaras dengan perkembangan pembelajaran.
Kegiatan workshop secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Samarinda, Bapak Nasrun. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.
“Guru harus terus mengembangkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan. Melalui workshop ini diharapkan lahir dokumen kurikulum dan bahan ajar yang berkualitas, inovatif, serta mampu mendukung pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik,” ujar Bapak Nasrun.

Workshop menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidangnya, yaitu Bapak Imron, Bapak Yahya, dan Bapak Abdullah Marisi. Ketiga pemateri menyampaikan materi mengenai penyusunan Dokumen I, pengembangan bahan ajar yang mengintegrasikan pendekatan Deep Learning, serta penerapan KBC dalam proses pembelajaran agar lebih efektif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik.

Selama kegiatan yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 76 Juli 2026 s/d 7 Juli 2026, para peserta mengikuti sesi pemaparan materi, diskusi, praktik penyusunan dokumen, serta pendampingan dalam menyusun bahan ajar yang dapat langsung diterapkan di kelas. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam berdiskusi dan berbagi pengalaman selama workshop.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru MIN 2 Samarinda semakin siap menyusun dokumen kurikulum dan bahan ajar yang berkualitas, inovatif, serta mampu menciptakan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era pendidikan yang terus berkembang.